slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Dua Pelaku Pembakaran Kios Kalibata Setelah Bentrok Ditangkap

Di Kalibata, Jakarta Selatan, dua pelaku perusakan dan pembakaran kios berhasil ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penangkapan ini berkaitan dengan ricuh yang terjadi akibat pengeroyokan terhadap seorang debt collector pada tanggal sebelas Desember lalu.

Menurut pernyataan dari Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, dua orang pelaku tersebut masih dalam pengembangan proses hukum. Identitas dan peran masing-masing pelaku belum diungkapkan kepada publik, sementara pengejaran terhadap tersangka lainnya terus dilakukan.

Kejadian pengeroyokan yang memicu kericuhan tersebut menjadi semakin ramai diperbincangkan di masyarakat. Aksi ini melibatkan dua orang debt collector yang mengalami serangan brutal hingga menyebabkan salah satu dari mereka meninggal dunia di tempat kejadian.

Aksi Pengeroyokan yang Berujung Fatal di Kalibata

Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Desember. Dalam insiden itu, dua orang debt collector, MET berusia 41 tahun dan NAT berusia 32 tahun, menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang.

MET meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara NAT meninggal setelah dirawat di rumah sakit. Kehilangan nyawa dalam insiden ini menimbulkan kepedihan bagi keluarga dan kerabat korban.

Pasca kejadian, pihak kepolisian dengan cepat mengidentifikasi enam anggota Yanma Mabes Polri yang terlibat dalam pengeroyokan. Enam anggota yang ditetapkan sebagai tersangka itu terdiri dari Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AM.

Proses Hukum yang Mengikuti Pengeroyokan

Menurut ketentuan hukum yang berlaku, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan. Ini menunjukkan bahwa tindakan mereka dianggap sangat serius dan melanggar hukum.

Dalam sidang kode etik yang diadakan, tidak hanya proses hukum yang dijalani, namun juga pelanggaran berat terhadap Kode Etik Profesi Polri. Dua di antara enam anggota tersebut dijatuhi sanksi pemecatan, sementara empat lainnya mendapatkan sanksi demosi.

Tindakan tegas dari pihak kepolisian ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan meningkatkan disiplin di dalam institusi kepolisian. Keluarga korban pun berharap keadilan dapat tercapai untuk mereka yang kehilangan.

Dampak Kericuhan di Kalibata Terhadap Masyarakat

Kericuhan yang terjadi tak hanya mengakibatkan hilangnya nyawa, tetapi juga menimbulkan kerusakan fisik yang signifikan. Kios-kios di sekitar lokasi kejadian terbakar, dan banyak kendaraan yang dirusak.

Total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Jumlah ini mencakup kerusakan pada kios dan kendaraan yang terlibat dalam kerusuhan.

Tindakan pembakaran dan perusakan ini bukan hanya merugikan pemilik kios, tetapi juga menciptakan ketakutan di kalangan masyarakat sekitar. Masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.